Rangkuman Materi Suhu dan Pemuaian IPA SMP UN

unbkonline.kkaktrichannel ~ Rangkuman Materi Suhu dan Pemuaian IPA SMP UN. Berikut ini adalah Rangkuman atau Ringkasan Materi Ujian Nasional SMP Mata pelajaran IPA materi Suhu dan Pemuaian yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi siswa siswi khususnya kelas 9 untuk menghadapi UNBK tahun ini.

Rangkuman Materi Suhu dan Pemuaian IPA SMP UN
A. SUHU
Pengertian suhu
Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dan dingin suatu benda.
1. Alat Ukur Suhu
Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. Ada 2 macam termometer, yaitu termometer berisi alkohol dan air raksa.
Perbandingan Keuntungan dan Kerugian Menggunakan termometer Raksa atau alkohol

Raksa Alkohol
Keuntungan • mudah dilihat karena mengkilap,
• pemuaiannya teratur,
• jangkauan suhunya cukup besar, yaitu –39 °C sampai 357 °C.
• lebih teliti untuk perubahan yang sangat kecil karena pemuaiannya cukup besar,
• harganya murah,
• titik bekunya rendah, yaitu –112 °C.
Kerugian • harganya mahal,
• tidak dapat mengukur suhu–suhu rendah (kurang dari –39 °C),
• merupakan bahan beracun.
• titik didihnya rendah, yaitu 78 °C sehingga tidak bisa mengukur suhu tinggi,
• tidak berwarna sehingga sulit dilihat,
• membasahi dinding.

2. Jenis–jenis Termometer Air Raksa
a. Celcius (C) c. Fahrenheit (F)
b. Reamur (R) d. Kelvin (K)
Penetapan Skala Beberapa Jenis Termometer


Celcius Reamur Fahrenheit Kelvin
Titik Lebur (0^o) (0^o) (32^o) (273^o)
Titik Didih (100^o) (80^o) (212^o) (373^o)
Jumlah Skala 100 80 180 100
Perbandingan 5 4 9 5

Dari perbandingan pada tabel di atas diperoleh:
Termometer Celcius dan Kelvin mempunyai skala yang sama, yaitu (100^o). Oleh karena itu:
K = C + 273
Termometer Celcius, Reamur, dan Fahrenheit
mempunyai perbandingan:
C : R : (F – 32) = 5 : 4 : 9
Jadi, diperoleh rumus:


Termometer Khusus
1. Termometer Six–Bellani : untuk mengukur suhu tertinggi dan terendah di suatu tempat.
Ciri–ciri:
skala ukurnya antara –20 °C sampai 50 °C,
menggunakan zat muai alkohol dan raksa.
Dilengkapi dua keping baja sebagai penunjuk skala,
disediakan magnet tetap, untuk menarik keping baja turun melekat pada raksa.

2. Termometer Klinis: termometer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia.
Ciri–ciri:
skala ukur hanya 35 °C – 42 °C,
menggunakan zat muai raksa (Hg),
pada pembuluh termometernya terdapat bagian yang disempitkan,
untuk mengembalikan raksa ke dalam tendon, termometer harus diguncang–guncangkan terlebih dahulu,
hanya dapat mengukur suhu tertinggi sehingga disebut termometer maksimum.

B. PEMUAIAN
1. Muai Panjang
Koefisien muai panjang zat adalah bilangan yang menyatakan pertambahan panjang tiap satuan panjang suhu zat itu dinaikkan 1 °C.
Rumus:
ΔL = (L_0) . α . ΔT
dengan ΔL =(L_t)- (L_0) dan ΔT = T - (T_0). Diperoleh:
(L_t)= (L_0) + (L_0). α . ΔT

2. Muai Luas
Koefisien muai Luas suatu zat adalah bilangan yang menyatakan pertambahan Luas tiap satuan Luas bila suhu zat itu dinaikkan 1°C.

Rumus:
ΔA = (A_0) . β . ΔT
dengan ΔA = (A_t) - (A_0) dan ΔT = T - (T_0). Diperoleh:
(A_t) = (A_0) + (A_0) . β . ΔT

3. Muai Volume (Ruang)
Koefisien muai ruang suatu zat adalah bilangan yang menyatakan pertambahan volume
tiap satuan volume bila suhu zat itu dinaikkan 1°C.
Rumus:
ΔV = (V_0) . γ . ΔT
dengan ΔV = V - (V_0) dan ΔT = T - (T_0). Diperoleh:
(V_t) = (V_0) + (V_0) . γ . ΔT
Keterangan:
(L_0) = panjang mula–mula (m, cm),
(L_t) = panjang akhir (m, cm),
ΔL = pertambahan panjang benda,
T0 = suhu mula–mula (°C),
T = suhu akhir (°C),
ΔT = perubahan suhu (°C),
α = koefisien muai panjang (°C–1),
(A_0) = luas mula–mula,
(A_t)= luas setelah dipanasi,
β = koefisien muai luas,
(V_0) = volume mula–mula (m3),
(V_t)= volume akhir (m3),
γ = koefisien muai volume,
β = 2α dan γ = 3α

4. Muai Gas
Jika zat gas dipanaskan, maka hanya mempunyai muai ruang saja. Gay–Lussac menemukan
bahwa koefisien muai gas besarnya:

a. Pemanasan gas pada tekanan tetap

b. Pemanasan gas pada volume tetap

c. Pemanasan gas pada tekanan dan volume tidak tetap

Keterangan:
(V_0) = volume gas mula–mula (sebelum dipanaskan),
(V_t)= volume gas setelah dipanaskan,
(P_0) = tekanan mula–mula,
(P_t) = tekanan gas setelah dipanaskan,
ΔT = perubahan suhu.
(P_1) = tekanan pada keadaan 1 (atm, N/m2),
(V_1) = volume pada keadaan 1 (m3, cm3),
(T_1) = suhu pada keadaan 1 (°K),
(P_2) = tekanan pada keadaan 2 (atm, N/m2),
(V_2) = volume pada keadaan 2 (m3, cm3),
(T_2) = suhu pada keadaan 2 (°K).

Demikianlah Rangkuman Materi Suhu dan Pemuaian IPA SMP UN . Semoga bermanfaat
Download kkaktrichannel.info di play store
klik gambar diatas untuk download App atau ketik KeceApps di Play store

Belum ada Komentar untuk "Rangkuman Materi Suhu dan Pemuaian IPA SMP UN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel