Kingdom Animalia Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10

unbkonline.kkaktrichannel ~ Kingdom Animalia Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10. Berikut ini adalah Rangkuman atau Ringkasan Materi Ujian Nasional SMA Mata pelajaran Biologi Materi Kingdom Animalia yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi siswa siswi khususnya kelas 12 untuk menghadapi UNBK tahun ini.
Kingdom Animalia Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10
Kingdom Animalia merupakan kelompok makhluk hidup yang memiliki ciri di antaranya tersusun dari sel eukariotik, termasuk organisme multiseluler, tidak memiliki klorofil sehingga tidak mampu membuat makanan sendiri (bersifat heterotrof), sel-sel penyusun tubuh hewan tidak memiliki dinding sel, umumnya mampu bergerak aktif, serta bereproduksi secara seksual. Berdasarkan keberadaan tulang belakang, kingdom Animalia dikelompokkan menjadi dua yaitu Avertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (hewan bertulang belakang).

A. Avertebrata (Hewan Tidak Bertulang Belakang)
Avertebrata atau Invertebrata meliputi delapan filum yaitu Porifera, Coelenterata (Cnidaria), Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Echinodermata, dan Arthropoda.

1. Filum Porifera
Porifera berasal dari kata porus yang berarti lubang kecil dan ferre yang berarti membawa. Jadi, Porifera berarti hewan yang mempunyai tubuh berpori. Porifera disebut juga sebagai hewan spons. Porifera hidup menetap (sessil) pada dasar perairan. Sebagian besar hewan porifera hidup di laut, sebagian kecil hidup di air tawar. Bentuk tubuhnya beraneka ragam, ada yang seperti tabung, mangkuk, atau menyerupai tumbuhan. Porifera memiliki saluran air yang unik. Air masuk melalui dinding tubuh yang berpori. Air tersebut kemudian disaring oleh sel-sel koanosit. Pada bagian dalam sel-sel ini terdapat flagela yang berperan menangkap makanan yang terangkut dalam air. Setelah itu, makanan dicerna di dalam koanosit. Setelah dicerna, zat makanan diedarkan oleh sel-sel amoebosit ke sel-sel lain. Zat sisanya dikeluarkan bersama sirkulasi air oleh spongosol melalui oskulum. Ada tiga tipe sistem saluran air pada Porifera yaitu asconoid, syconoid, dan leuconoid/rhagon. Berdasarkan bentuk dan kandungan spikulanya, Porifera dibagi menjadi tiga kelas yaitu Calcarea contohnya Clathrina sp., Hexactinellida contohnya Hyalonema sp., dan Demospongia contohnya Spongia sp.

2. Filum Coelenterata (Cnidaria)
Coelenterata memiliki rangka tubuh yang mengandung zat kapur atau zat kitin.
Coelenterata berasal dari kata coelos yang berarti rongga dan enteron yang berarti usus. Jadi, Coelenterata merupakan hewan yang memiliki rongga usus atau rongga gastrovaskular yang terdapat di lapisan gastroderma. Rongga gastrovaskular berperan untuk mencerna makanan. Coelenterata disebut juga Cnidaria karena mempunyai knidositatau sel penyengat yang terdapat pada lapisan ektoderma. Sel penyengat ini terdapat pada tentakel dan berfungsi untuk melumpuhkan mangsanya. Apabila bertemu dengan mangsanya, sel penyengat akan mengeluarkan zat racun yang disebut hipnotoksin. Filum Coelenterata dikelompokkan menjadi tiga kelas yaitu Hydrozoa contohnya Hydra dan Obelia, Scyphozoa contohnya Aurelia (ubur-ubur), dan Anthozoa contohnya Acrodora. Perkembangbiakan hewan Coelenterata dapat terjadi secara metagenesis, yaitu pergiliran keturunan dari fase generatif ke fase vegetatif. Perhatikan daur hidup Aurelia sp. dan Obelia sp. pada gambar berikut!



3. Filum Platyhelminthes
Platyhelminthes atau yang lebih dikenal sebagai cacing pipih merupakan hewan yang mempunyai bentuk simetri bilateral dan tidak mempunyai rongga tubuh (selom). Tubuhnya tersusun dari tiga lapisan (triploblastik) yaitu ektoderma, mesoderma, dan endoderma. Hewan ini sudah mempunyai saluran pencernaan, tetapi belum mempunyai anus. Kelompok hewan ini hidup secara parasit, tetapi ada juga yang hidup secara bebas di perairan. Platyhelminthes dibagi menjadi tiga kelas yaitu Turbellaria (cacing berambut getar), Trematoda (cacing isap), dan Cestoda (cacing pita).

a. Kelas Turbellaria
Kelompok ini memiliki bentuk tubuh seperti tongkat. Tubuhnya bersilia, memiliki dua mata, dan tanpa alat isap. Kelompok cacing ini hidup di perairan, genangan air, kolam, atau sungai. Biasanya cacing ini menempel pada bebatuan atau daun yang tergenang air. Contoh anggotanya yaitu Planaria dan Bipalium. Planaria berkembang biak secara vegetatif dengan fragmentasi.
Perhatikan proses fragmentasi Planaria di samping!

b. Kelas Trematoda
Kelompok ini hidup sebagai parasit pada manusia dan hewan. Oleh karena itu, kelompok ini mampu mengisap makanan dari inangnya. Cacing ini umumnya hidup di dalam hati, paru-paru, dan usus. Permukaan tubuh Trematoda tidak bersilia. Tubuhnya ditutupi oleh kutikula. Di sekitar mulutnya terdapat satu atau lebih alat isap (sucker). Sucker ini dilengkapi dengan gigi kitin. Contoh Trematoda yaitu Fasciola hepatica (cacing hati). Hewan ini hidup parasit pada hati domba dan menyerap makanan dari inangnya. Cacing hati bersifat hermaprodit. Siklus hidup Fasciola
hepatica sebagai berikut.
telur → mirasidium → masuk ke tubuh siput air tawar → sporokista → redia → serkaria → keluar dari tubuh siput → metaserkaria → kista → masuk ke tubuh domba → cacing dewasa
Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut!


c. Kelas Cestoda
Cacing ini lebih dikenal dengan nama cacing pita. Kelompok cacing ini memiliki tubuh berbentuk pipih panjang yang menyerupai pita. Cacing ini merupakan endoparasit dalam saluran pencernaan hewan Vertebrata dan bersifat hermaprodit. Tubuh cacing ini terdiri atas segmen-segmen dan dilapisi kutikula. Setiap segmennya disebut proglotid. Cacing ini mempunyai kepala yang disebut skoleks. Pada skoleks terdapat kait-kait (rostelum). Alat kait ini tersusun dari bahan kitin. Pada skoleks juga terdapat empat buah pengisap untuk melekat pada dinding usus inangnya. Contoh Cestoda yaitu Taenia solium dan Taenia saginata. 
Siklus hidupnya dapat diamati melaluiskema berikut.

proglotit tua berisi telur cacing → zigot (keluar bersama feses manusia) → termakan dan masuk ke tubuh sapi atau babi → larva onkosfer (menembus usus masuk ke pembuluh darah) → menuju otot lurik → sisteserkus → masuk ke tubuh manusia jika manusia tersebut memakan daging sapi atau babi yang kurang masak → cacing dewasa
Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut!

4. Filum Nemathelminthes
Nemathelminthes atau yang lebih dikenal sebagai cacing gilig mempunyai bentuk tubuh silindris. Permukaan tubuhnya tidak bersegmen, tetapi ditutupi oleh kutikula sehingga cacing ini tampak mengilap. Nemathelminthes hidup bebas di air dan tanah, ada pula yang hidup parasit pada tanaman dan saluran pencernaan manusia. Contoh Nemathelminthes yaitu Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Wuchereria bancrofti (cacing filaria), Oxyuris vermicularis (cacing kremi), dan Ancylostoma sp. (cacing tambang).

5. Filum Annelida
Cacing anggota Annelida ini hidup di berbagai tempat yaitu di air laut, air tawar, dan juga di daratan. Tubuhnya dilapisi oleh kutikula dan melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Walaupun Annelida bersifat hermaprodit, saat melangsungkan fertilisasi
tetap diperlukan dua individu cacing. Berdasarkan jumlah parapodia, setae, dan rambutnya, Annelida dibagi menjadi tiga kelas sebagai berikut.
a. Polychaeta, contohnya Alitta virens (cacing laut).
b. Oligochaeta, contohnya Pheretima sp. (cacing tanah).
c. Hirudinea, contohnya Hirudo medicinalis (lintah).

6. Filum Mollusca
Hewan anggota Mollusca mempunyai tubuh lunak dengan bentuk tubuh simetri bilateral dan terdiri atas tiga bagian utama yaitu kaki, massa viseral, dan mantel. Hewan ini hidup di laut, air tawar, dan darat. Tubuh hewan Mollusca tidak bersegmen tetapi bercangkang. Cangkang hewan ini terbuat dari kalsium karbonat dan berfungsi melindungi tubuhnya. Namun, ada pula Mollusca yang tidak memiliki cangkang, contoh cumi-cumi, sotong, dan gurita. Hal ini karena rangka eksternalnya mengalami reduksi menjadi rangka internal. Antara tubuh dan cangkangnya terdapat mantel. Mantel ini dapat menghasilkan bahan cangkang yang berupa kalsium karbonat. Kaki hewan Mollusca berupa struktur berotot yang bentuk dan fungsinya berbeda untuk setiap anggotanya. Berdasarkan simetri tubuh, bentuk kaki, cangkang, dan mantelnya,
Mollusca dibedakan menjadi lima kelas sebagai berikut.
a. Amphineura, contohnya Chiton sp.
b. Gastropoda, contohnya bekicot (Achatina fulica).
c. Scaphopoda, contohnya Dentalium sp.
d. Cephalopoda, contohnya cumi-cumi (Loligo pealii), gurita (Octopus sp.), sotong (Sepia officinalis), dan Nautilus pompilius.
e. Pelecypoda, contohnya tiram mutiara (Pinctada mertensi).

7. Filum Echinodermata
Kelompok hewan ini merupakan kelompok hewan berkulit duri. Rangka tubuh hewan ini terdiri atas lempeng-lempeng kapur. Hewan ini bergerak menggunakan kaki pembuluhyang disebut dengan kaki ambulakral. Gerakan kaki pembuluh dapat terjadi akibat perubahan tekanan air. Berdasarkan bentuk tubuhnya, Echinodermata dibagi menjadi lima kelas sebagai berikut.
a. Asteroidea, contohnya Astropecten duplicatus.
b. Echinoidea, contohnya Echinus esculentus (bulu babi berduri pendek).
c. Ophiuroidea, contohnya Ophiothrix fragilis.
d. Crinoideanya, contoh Antedon sp. (lili laut bertangkai).
e. Holothuroidea, contohnya Holothuria atra (teripang hitam).

8. Filum Arthropoda
Arthropoda berasal dari kata arthros yang berarti sendi atau ruas dan podos yang berarti kaki. Arthropoda berarti hewan yang mempunyai kaki beruas-ruas. Arthropoda merupakan kelompok hewan yang mempunyai jumlah paling banyak di muka bumi ini. Kelompok hewan ini dapat ditemukan hampir di semua habitat, yaitu di air, di darat, maupun di tanah. Selain kakinya beruas-ruas, tubuh hewan kelompok ini juga beruas-ruas. Tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian yaitu caput (kepala), toraks (dada), dan abdomen (perut). Tubuh Arthropoda mempunyai rangka luar (eksoskeleton) yang tersusun dari kitin. Rangka luar ini berfungsi menutupi dan melindungi organ dalam serta memberi bentuk tubuh. Dalam klasifikasinya, Arthropoda dibagi menjadi empat kelompok sebagai berikut.
a. Crustacea (golongan udang dan kepiting).
b. Arachnida (golongan kalajengking, akarina, dan laba-laba).
c. Myriapoda (golongan luing dan lipan).
d. Insecta (golongan serangga).

B. Vertabrata (Hewan Bertulang Belakang)
Vertebrata meliputi lima kelompok besar yaitu Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.

1. Pisces (Ikan)
Pisces memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Semua anggotanya hidup di air.
b. Bersifat poikiloterm (suhu tubuh tergantung suhu lingkungan).
c. Berkembang biak dengan bertelur (ovipar).
d. Fertilisasinya secara eksternal atau internal.
e. Jantung terbagi menjadi dua ruangan (atrium dan ventrikel).
f. Memiliki alat gerak berupa sirip.
g. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit bersisik yang licin (berlendir).

Dalam klasifikasi lama, semua jenis ikan dimasukkan dalam kelas Pisces. Namun, dalam klasifikasi terbaru Pisces terbagi menjadi dua kelas sebagai berikut.
a. Kelas Chondrichthyes (ikan bertulang rawan), contohnya ikan hiu (Carcharhinus sp.) dan ikan pari (Dasyatis sp.).
b. Kelas Osteichthyes (ikan bertulang sejati), contohnya ikan mas (Cyprinus carpio), ikannila (Oreochromis niloticus), dan ikan lele (Clarias batracus).

2. Amphibia
Amphibia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Merupakan hewan yang dapat hidup di air dan di darat.
b. Bersifat poikiloterm (suhu tubuh tergantung suhu lingkungan).
c. Berkembang biak dengan bertelur (ovipar).
d. Siklus hidupnya mengalami metamorfosis.
e. Fertilisasinya secara eksternal dan embrio berkembang di luar tubuh induknya.
f. Jantung terbagi menjadi tiga ruang (dua buah serambi dan sebuah bilik).
g. Memiliki alat gerak berupa dua pasang tungkai.
h. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit berlendir dan beberapa anggotanya memiliki kelenjar racun di kulit. 
Contoh anggota Amphibia yaitu katak sawah (Hylarana chalconota) dan kodok bangkong (Duttaphrynus melanostictus).

3. Reptilia
Reptilia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Merupakan hewan yang anggotanya ada yang hidup di air dan ada yang di darat.
b. Bersifat poikiloterm (suhu tubuh tergantung suhu lingkungan).
c. Ada yang berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar), ada juga yang berkembang biak dengan cara bertelur-melahirkan (ovovivipar).
d. Fertilisasinya secara internal dan embrio berkembang di luar tubuh induknya.
e. Jantung terbagi menjadi empat ruang (atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri).
f. Memiliki alat gerak berupa kaki (kadal dan buaya), ada juga yang bergerak menggunakan perutnya (ular).
g. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit kering bersisik (kadal dan ular), ada juga yang memiliki karapaks dan plastron (kura-kura dan penyu).

Reptilia terbagi ke dalam empat ordo berikut.
a. Rhynchocephalia, merupakan ordo dalam kelas Reptilia yang paling primitif. Contoh tuatara (Sphenodon punctatus).

b. Squamata, terdiri atas dua subordo berikut.
1) Lacertilia (bangsa kadal), contohnya kadal kebun (Eutropis multifasciata), cecak (Gehyra mutilata) dan bunglon (Bronchocela jubata).

2) Ophidia (bangsa ular), contohnya ular piton (Phyton reticulatus) dan ular kayu (Ptyas korros).
c. Testudinata (bangsa kura-kura dan penyu), contohnya penyu hijau (Chelonia mydas) dan kura-kura air tawar (Chelydra serpentia).
d. Crocodilia (bangsa buaya), contohnya buaya muara (Crocodilus porosus).

4. Aves
Aves memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Merupakan hewan yang dapat terbang karena memiliki sayap, meskipun beberapa anggotanya tidak dapat terbang.
b. Bersifat homoiterm (suhu tubuh tidak tergantung suhu lingkungan).
c. Berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar).
d. Fertilisasinya secara internal dan embrio berkembang di luar tubuh induknya.
e. Jantung terbagi menjadi empat ruang (atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri).
f. Alat gerak berupa sayap dan sepasang kaki.
g. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit yang ditumbuhi oleh bulu.

Aves terbagi ke dalam dua subkelas berikut.

a. Archaeornithes
Merupakan burung yang mempunyai gigi di kedua rahangnya dan memiliki ekor berukuran panjang. Seluruh anggota subkelas ini telah punah. Contoh Archaeornithes adalah Archaeopteryx dan Archaeornis.

b. Neornithes
Merupakan burung yang hidup saat ini. Burung ini telah memiliki tulang dada (sternum) yang sempurna dan berukuran pendek. Neornithes dikelompokkan menjadi dua kelompok berikut.

1) Palaeognathae (kelompok burung yang tidak dapat terbang/burung pejalan)
a) Ordo Spheniscifiormes, contohnya penguin (Aptenodytes sp.).
b) Ordo Casuariiformes, contohnya burung kasuari (Casuarius casuarius).
c) Ordo Apterygiformes, contohnya burung kiwi (Apteryx australis).

2) Neognathae (kelompok burung yang dapat terbang)
a) Ordo Galliformes, contohnya ayam (Gallus gallus).
b) Ordo Passeriformes, contohnya burung kutilang (Pycnonotus aurigaster) dan burung gereja (Passer montanus).
c) Coraciiformes, contohnya burung rangkong (Buceros rhinoceros).

5. Mammalia
Mammalia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Hampir semua anggotanya hidup di darat, meskipun beberapa di antaranya hidup di air.
b. Bersifat homoioterm (suhu tubuh tidak tergantung suhu lingkungan).
c. Berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar), kecuali pada Platypus dengan bertelur (ovipar).
d. Fertilisasinya secara internal dan embrio berkembang di dalam tubuh induknya.
e. Jantung terbagi menjadi empat ruang (atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri).
f. Alat gerak berupa dua pasang tungkai.
g. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit yang ditumbuhi rambut.

Beberapa ordo dalam kelompok Mammalia sebagai berikut.
a. Monotremata (mamalia yang bertelur), contohnya platypus (Ornithorhynchus anatinus) dan echidna (Tachyglossus sp.).
b. Marsupialia (mamalia berkantong), contohnya kanguru (Dendrolagus ursinus) dan kuskus (Phalanger orientalis).
c. Insectivora (mamalia pemakan serangga), contohnya celurut rumah (Suncus murinus).
d. Scandentia (bangsa tupai), contohnya tupai kalimantan (Tupaia gracilis-gracilis) dan tupai mindanau (Urogale evereti).
e. Rodentia (mamalia pengerat), contohnya tikus sawah (Rattus argentiventer), bajing (Sciurus sp.), dan landak (Hystrix brachyura).
f. Lagomorpha (bangsa kelinci), contohnya kelinci (Nesolagus netscheri).
g. Chiroptera (mamalia yang dapat terbang), contohnya kalong (Pteropus vampyrus).
h. Pholidota (mamalia tidak bergigi), contohnya trenggiling (Manis javanica).
i. Carnivora (mamalia pemakan daging), contohnya harimau (Panthera tigris) dan anjing (Canis sp.).
j. Proboscidea (mamalia berbelalai), contohnya gajah asia (Elepas maximus) dan gajah afrika (Loxodonta africana).
k. Artiodactyla (mamalia berkuku genap), contohnya kambing (Capra sp.) dan sapi (Bos sp.).
l. Perrisodactyla (mamalia berkuku ganjil), contohnya kuda (Equus caballus) dan badak (Rhinoceros sp.).
m. Primata (mamalia paling maju, memiliki mata stereoskopis), contohnya manusia (Homo sapiens) dan orangutan (Pongo Pygmaeus).

Soal Pembahasan tentang Kingdom Animalia

1. Perhatikan gambar daur hidup Aurelia sp. berikut!


Nama bagian yang diberi nomor dalam tabel berikut yang benar adalah ....

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: A
Pembahasan
Daur hidup Aurelia sp. sebagai berikut.

Jadi, bagian 1 adalah efira, 2 adalah planula, 3 adalah skifistoma, dan 4 adalah strobila.

2. Cacing pita merupakan cacing yang bersifat endoparasit dalam saluran pencernaan Vertebrata seperti babi. Urutan fase-fase daur hidup cacing tersebut setelah dari telur adalah ....
A. onkosfer–sisteserkus–cacing pita dewasa
B. sisteserkus–onkosfer–cacing pita dewasa
C. cacing pita muda–onkosfer– sisteserkus–cacing pita dewasa
D. sisteserkus–onkosfer–cacing pita muda–cacing pita dewasa
E. onkosfer–cacing pita muda– sisteserkus–cacing pita dewasa

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: A
Pembahasan
Daur hidup cacing pita sebagai berikut.
Proglotit tua berisi telur cacing → zigot (keluar bersama feses manusia) → termakan dan masuk ke tubuh sapi atau babi → larva onkosfer (menembus usus masuk ke pembuluh darah) → menuju otot lurik → sisteserkus → masuk ke tubuh manusia jika manusia tersebut memakan daging sapi atau babi yang kurang masak → cacing dewasa.

3. Banu dan Dewa melakukan pengamatan terhadap suatu hewan di lapangan dan diperoleh data sebagai berikut.
(1) Bersifat poikiloterm.
(2) Berkembang biak secara ovipar.
(3) Tubuh ditutupi oleh sisik yang licin.
(4) Fertilisasi secara internal atau eksternal.
(5) Jantung terdiri atas satu serambi dan satu bilik.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, hewan yang diamati mereka berdua termasuk kelompok ....
A. Aves 
B. Pisces
C. Reptilia
D. Amphibia
E. Mammalia

Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: B
Pembahasan
Pisces memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Semua anggotanya hidup di air.
b. Bersifat poikiloterm (suhu tubuh tergantung suhu lingkungan).
c. Berkembang biak dengan bertelur (ovipar).
d. Fertilisasinya secara eksternal atauinternal.
e. Jantung terbagi menjadi dua ruangan (atrium dan ventrikel).
f. Memiliki alat gerak berupa sirip.
g. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh kulit bersisik yang licin (berlendir).

4. Amati ciri-ciri dan gambar hewan Vertebrata berikut dengan cermat!
(1) Jantung terdiri atas 4 ruang.
(2) Bernapas menggunakan paru-paru.
(3) Fertiliasai internal.
(4) Bersifat poikiloterm.
X
Y

Persamaan ciri yang dimiliki oleh hewan X dan Y terdapat pada nomor ....
A. (1), dan (2)
B. (1), dan (4) 
C. (2), dan (3)
D. (2), dan (4)
E. (3), dan (4)

Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: A
Pembahasan
Hewan pada gambar X adalah Platypus yang termasuk Mammalia kelompok Monotremata. Sementara itu, hewan pada gambar Y adalah komodo yang termasuk Reptilia kelompok Squamata. Monotremata dan Squamata memiliki persamaan ciri berupa jantung terdiri atas 4 ruang, bernapas menggunakan paru-paru, serta bersifat ovovivipar.

5. Cacing hati dalam daur hidupnya memiliki dua hospes yaitu hewan herbivora dan siput golongan Lymnea. Telur yang keluar bersama feses dari hewan herbivora akan menjadi ....
A. kista yang bersifat inaktif
B. redia yang bersifat inaktif
C. serkaria yang bersifat inaktif
D. metaserkaria yang memiliki ekor
E. mirasidium yang memiliki silia

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: E
Pembahasan
Daur hidup Fasciola hepatica sebagai berikut.
telur → mirasidium → masuk ke tubuh siput→ sporokista → redia → serkaria → keluar dari tubuh siput → metaserkaria → kista → masuk ke tubuh hospes→ cacing dewasa

Download kkaktrichannel.info di play store
klik gambar diatas untuk download App atau ketik KeceApps di Play store

Belum ada Komentar untuk "Kingdom Animalia Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel