Kingdom Plantae Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10

unbkonline.kkaktrichannel ~ Kingdom Plantae Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10. Berikut ini adalah Rangkuman atau Ringkasan Materi Ujian Nasional SMA Mata pelajaran Biologi Materi Kingdom Plantae yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi siswa siswi khususnya kelas 12 untuk menghadapi UNBK tahun ini.
Kingdom Plantae Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10
Kingdom Plantae merupakan kelompok makhluk hidup yang memiliki ciri di antaranya tersusun dari sel eukariotik, termasuk organisme multiseluler, tubuhnya melekat pada substrat menggunakan akar atau rizoid, bersifat autotrof, dan dapat melakukan fotosintesis karena mengandung klorofil. Kingdom Plantae dibagi menjadi tiga divisi yaitu Bryophyta (kelompok tumbuhan lumut), Pteridophyta (kelompok tumbuhan paku), dan Spermatophyta (kelompok tumbuhan berbiji).

A. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)
Tumbuhan lumut merupakan satu-satunya kelompok tumbuhan yang tubuhnya masih berupa talus (lembaran).

1. Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut
Tumbuhan lumut belum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Akan tetapi, memiliki akar semu disebut rizoid yang menggantikan peran akar. Tumbuhan lumut memiliki pembuluh angkut tunggal pada organ tubuhnya. Habitatnya di tempat lembap atau basah. Daur hidupnya mengalami pergiliran keturunan antara fase generatif (gametofit) dan fase vegetatif (sporofit). Fase gametofit lebih dominan daripada fase sporofit.

2. Klasifikasi Tumbuhan Lumut
Berdasarkan bentuk gametofit dan sporofitnya, tumbuhan lumut dibedakan menjadi tiga kelas sebagai berikut.
a. Hepaticopsida (Lumut Hati)
Generasi gametofit lumut hati berupa talus yang berbentuk lembaran seperti hati. Talus berwarna hijau dengan percabangan menggarpu. Sementara itu, sporofit tumbuh dan berkembang di dalam gametofit betina. Contoh tumbuhan lumut hati adalah Marchantia polymorpha dan Riccia fluitans.

b. Anthocerotopsida (Lumut Tanduk)
Generasi gametofit lumut tanduk berupa talus dengan tepi rata atau bertoreh. Sporofitnya berada di luar talus yang berbentuk seperti tanduk dengan bagian pangkal yang dilindungi oleh involukrum. Contoh lumut tanduk adalah Notothylas valvata dan Anthoceros fusiformis.

c. Bryopsida (Lumut Daun)
Generasi gametofit lumut daun berupa talus yang berbentuk seperti tumbuhan kecil dengan batang semu dan lembaran daun yang tersusun spiral. Pada bagian dasar terdapat rizoid, sedangkan pada bagian pucuk terdapat anteridium dan arkegonium. Contoh lumut daun adalah Sphagnum sp. dan Polytrichum sp.

3. Peran Tumbuhan Lumut
Tumbuhan lumut memiliki berbagai peran bagi kehidupan. Lumut merupakan tumbuhan perintis yang mampu melakukan pelapukan bebatuan serta menambat zat organik sehingga akan menyuburkan tanah. Selain itu, tumbuhan lumut juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat, misalnya Marchantia polymorpha yang dapat digunakan sebagai obat gangguan fungsi hati. Tumbuhan lumut juga ada yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil bahan bakar, misalnya Sphagnum sp.

B. Tumbuhan Paku (Pteridophyta)
Tumbuhan paku merupakan tumbuhan tingkat rendah yang termasuk tumbuhan kormus dan telah memiliki pembuluh walaupun masih sederhana.

1. Ciri-Ciri Tumbuhan Paku
Fase sporofit tumbuhan paku lebih dominan daripada fase gametofitnya. Daun muda tumbuhan paku menggulung. Pada daun yang telah tua, bagian permukaan bawah terdapat sporangium berbentuk bulat yang disebut sorus. Tumbuhan paku termasuk tumbuhan Cormophyta karena telah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daunnya. Batang tumbuhan paku berupa rhizom (rimpang) yang megandung pembuluh xilem dan floem.

2. Klasifikasi Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku dapat diklasifikasikan berdasarkan morfologi tubuhnya dan berdasarkan jenis spora yang dihasilkan. Berdasarkan morfologi tubuhnya, tumbuhan paku dibedakan menjadi empat kelas
sebagai berikut.

a. Psilophytinae
Psilophytinae merupakan tumbuhan paku paling sederhana dan telah banyak spesiesnya yang punah. Tumbuhan paku kelompok ini memiliki batang beruasruas yang nyata dan pada ruas tersebut terdapat daun seperti sisik. Sementara itu, sporangiumnya terletak pada ketiak daun (sinangium). Contoh tumbuhan paku kelompok Psilophytinae adalah Psilotum triquetrum.

b. Lycopodiinae
Tumbuhan paku ini memiliki akar dan batang menggarpu, daun berukuran kecil bertulang satu dan tidak bertangkai, terdapat sporangium yang membentuk strobilus di ujung batang. Contoh tumbuhan paku kelompok Lycopodiinae adalah Lycopodium cernuum dan Selaginella caudata.

c. Equisetinae
Tumbuhan paku kelompok Equisetinae memiliki batang berongga, memiliki cabang berkarang pada buku-buku batang, daun kecil menyerupai sisik, sporofil berbentuk perisai yang tersusun dalam strobilus pada ujung batang, serta protaliumnya berwarna hijau. Contoh tumbuhan paku kelompok Equisetinae adalah Equisetum sp.

d. Filicinae
Tumbuhan paku kelompok Filicinae merupakan tumbuhan paku sebenarnya atau tumbuhan paku sejati. Tumbuhan paku ini memiliki daun sempurna, daun muda menggulung, serta menghasilkan spora dalam sporangium yang tersusun dalam sorus. Contoh tumbuhan paku kelompok Filicinae adalah Adiantum cuneatum dan Platycerium bifurcatum. Sementara itu, berdasarkan jenis spora yang dihasilkan tumbuhan paku dibedakan menjadi tiga sebagai berikut.

1) Paku Homospora
Tumbuhan paku homospora merupakan kelompok tumbuhan paku yang menghasilkan satu jenis spora dengan bentuk dan ukuran yang seragam.

2) Paku Heterospora
Tumbuhan paku heterospora merupakan kelompok tumbuhan paku yang menghasilkan spora yang berbeda. Makrospora pada individu betina dan mikrospora pada individu jantan. Mikrospora memiliki ukuran yang lebih kecil daripada makrospora.

3) Paku Peralihan
Tumbuhan paku peralihan merupakan kelompok tumbuhan paku yang dalam satu individu dapat menghasilkan dua macam spora yaitu spora jantan dan spora betina. Akan tetapi, spora jantan dan betina tersebut memiliki ukuran dan bentuk seragam.

3. Peran Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku memiliki berbagai peran yang berbeda-beda dalam kehidupan. Beberapa contoh tumbuhan paku dan perannya sebagai berikut.
a. Lycopodium cernuum dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan bahan obatobatan.
b. Equisetum debile dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan serta bahan pembersih.
c. Asplenium nidus dapat dimanfaakan sebagai tanaman hias.

C. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
Tumbuhan berbiji merupakan kelompok tumbuhan dengan tingkat perkembangan filogenik paling tinggi. Ciri khasnya adalah adanya organ berupa biji.

1. Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji
Tumbuhan berbiji memiliki akar, batang, dan daun sejati. Perkembangbiakan alami secara generatif menghasilkan biji. Di dalam biji terdapat embrio yang akan tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. Alat perkembangbiakan terlihat jelas (bunga atau strobilus). Cara hidupnya fotoautotrof. Memiliki berkas pembuluh. Habitatnya di darat, namun beberapa ada yang hidup mengapung di air.

2. Klasifikasi Tumbuhan Berbiji
Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua yaitu tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) dan tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae).

a. Angiospermae
Angiospermae memiliki ciri-ciri di antaranya bakal bijinya terlindungi daun buah (berbiji tertutup), memiliki sistem perakaran serabut dan tunggang, memiliki batang lunak dan keras berkayu, serta memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan utama. Berdasarkan jumlah keping lembaganya, tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua yaitu Monocotyledoneae (berkeping satu) dan Dicotyledoneae (berkeping dua).

1) Monocotyledoneae
Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji mengandung satu daun lembaga, sistem perakaran serabut, batang tidak berkambium, bentuk tulang daun melengkung atau sejajar, dan jumlah mahkota bunga kelipatan tiga. Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki beberapa suku sebagai berikut.
a) Suku Poaceae, contohnya padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), dan gandum (Triticum sativum).
b) Suku Cyperaceae, contohnya rumput teki (Cyperus rotundus).
c) Suku Orchidaceae, contohnya anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) dan anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
d) Suku Palmae, contohnya kelapa (Cocos nucifera) dan pinang (Areca cathecu).
e) Suku Liliaceae, contohnya lidah buaya (Aloe vera) dan bawang putih (Allium cepa).
f) Suku Zingiberaceae, contohnya jahe (Zingiber officinale) dan bunga tasbih (Canna hibrida).
g) Suku Musaceae, contohnya pisang (Musa paradisiaca).

2) Dicotyledoneae
Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji mengandung dua daun lembaga, sistem perakaran tunggang, batang berkambium, pertulangan daun menyirip atau menjari, dan bagian mahkota bunga berjumlah kelipatan 2, 4, atau 5. Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki beberapa suku berikut.
a) Suku Cucurbitaceae, contohnya mentimun (Cucumis sativus).
b) Suku Euphorbiaceae, contohnya daun merah (Euphorbia pulcherrima).
c) Suku Papilionaceae, contohnya kacang tanah (Arachis hypogaea) dan kacang hijau (Phaseolus radiatus).
d) Suku Solanaceae, contohnya kentang (Solanum tuberosum) dan cabai (Capsicum frustecens).
e) Suku Mimosaceae, contohnya putri malu (Mimosa pudica).
f) Suku Myrtaceae, contohnya kapas (Gossypium hirsutum).
g) Suku Piperaceae, contohnya lada (Piper nigrum).

b. Gymnospermae
Gymnospermae memiliki ciri-ciri di antaranya bakal biji terlindung oleh kulit biji dan tidak terlindung oleh daun buah (biji terbuka), memiliki alat reproduksi berupa strobilus dan tidak berbunga, pada umumnya penyerbukannya dibantu oleh angin, batangnya berkambium sehingga dapat tumbuh besar, serta umumnya daun berukuran kecil, kaku, dan tajam.

Tumbuhan Gymnospermae dikelompokkan ke dalam empat kelas sebagai berikut.
1) Cycadinae
Tumbuhan kelompok Cycadinae dikenal dengan tumbuhan kelompok pakis. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan berumah satu yang memiliki batang tidak bercabang, daun tersusun dalam roset batang, majemuk, menyirip, serta daun muda menggulung. Sporofil tersusun dalam strobilus jantan dan betina. Contoh tumbuhan kelompok Cycadinae adalah Cycas rumphii.

2) Ginkgoinae
Tumbuhan kelompok Ginkgoinae merupakan tumbuhan berbentuk pohon besar meranggas, berumah dua, daun lebar berbentuk kipas, dan sporofil terdapat pada tunas dalam ketiak daun. Contoh kelompok tumbuhan ini adalah Ginkgo biloba.

3) Gnetinae
Tumbuhan kelompok Gnetinae merupakan tumbuhan berumah dua, pertulangan daun menyirip, serta bunga tersusun berkarang dalam strobilus. Contoh kelompok Gnetinae adalah Gnetum gnemon.

4) Coniferinae
Tumbuhan kelompok Coniferinae memiliki ciri berupa batang besar berkayu, daun berbentuk jarum, serta strobilus betina lebih besar daripada strobilus jantan. Contoh tumbuhan Coniferinae adalah Pinus merkusii dan Podocarpus imbricatus.

3. Peran Tumbuhan Berbiji
Tumbuhan biji terdiri atas banyak spesies tumbuhan. Berbagai tumbuhan tersebut memiliki peranan yang beraneka ragam bagi kehidupan. Beberapa peran tumbuhan berbiji sebagai berikut.

a. Peran Tumbuhan Angiospermae
Beberapa peran tumbuhan Angiospermae sebagai berikut.
1) Sebagai bahan makanan, misalnya padi (Oryza sativa) dan jagung (Zea mays).
2) Sebagai bahan bangunan, misalnya jati (Tectona grandis) dan mahoni (Swietenia mahagoni).
3) Sebagai tanaman hias, misalnya mawar (Rosa sp.) dan kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis).
4) Sebagai bahan obat-obatan, misalnya lidah buaya (Aloe vera) dan sambiloto (Andrographis paniculata).
5) Sebagai bahan rempah-rempah, misalnya lada (Piper nigrum) dan cengkeh (Syzygium aromaticum).
6) Sebagai bahan industri, misalnya kapas (Gossypium sp.) dan tembakau (Nicotiana tabacum).

b. Peran Tumbuhan Gymnospermae
Beberapa peran tumbuhan Gymnospermae sebagai berikut.
1) Sebagai bahan obat-obatan, misalnya Ginkgo biloba.
2) Sebagai bahan makanan, misalnya melinjo (Gnetum gnemon).
3) Sebagai bahan industri, misalnya pinus (Pinus merkusii).
4) Sebagai tanaman hias, misalnya Zamia sp.

Contoh Soal dan Pembahasan Materi Kingdom Plantae

1. Pernyataan berikut merupakan ciri-ciri suatu tumbuhan.
(1) Berklorofil.
(2) Berakar serabut.
(3) Memiliki pembuluh angkut.
(4) Berbunga tidak sesungguhnya.
(5) Reproduksi generatif dengan hifa.
(6) Spora berkecambah menjadi protalium.
Ciri-ciri yang dimiliki tumbuhan paku adalah ....
A. (1), (2), dan( 4)
B. (1), (3), dan (5)
C. (2), (3), dan (6)
D. (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (6)

Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: C
Pembahasan
Ciri-ciri tumbuhan paku sebagai berikut.
(1) Mempunyai akar (serabut), batang, dan daun sejati.
(2) Memiliki klorofil.
(3) Memiliki pembuluh angkut.
(4) Mempunyai kumpulan kotak spora (sorus).
(5) Spora berkecambah menjadi protalium.
(6) Habitatnya di pohon (epifit) atau di tanah yang lembap.

2. Fase-fase pada daur hidup lumut sebagai berikut.
(1) Tumbuhan lumut
(2) Spora
(3) Protonema
(4) Sporogonium
Urutan daur hidup tumbuhan lumut
yang benar adalah ....
A. (1)–(3)–(2)–(4)
B. (2)–(1)–(3)–(4)
C. (2)–(3)–(1)–(4)
D. (2)–(3)–(4)–(1)
E. (2)–(4)–(3)–(1)

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: C
Pembahasan
Daur hidup tumbuhan lumut sebagai berikut. 

Jadi, urutan yang tepat adalah (2)–(3)– (1)–(4).

3. Berikut ini adalah ciri-ciri tumbuhan:
(1) Tergolong tumbuhan berkormus.
(2) Belum memiliki jaringan pengangkut.
(3) Mengalami pergiliran keturunan.
(4) Memiliki klorofil pada daunnya.
(5) Memiliki akar tunggang.
Ciri dari Bryophyta terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2) 
B. (1) dan (3) 
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (2) dan (5)

Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: D
Pembahasan
Ciri-ciri tumbuhan Bryophyta (lumut) sebagai berikut.
(1) Belum memiliki akar, batang, dan daun sejati.
(2) Peran akar digantikan oleh rhizoid.
(3) Memiliki klorofil.
(4) Belum memiliki pembuluh angkut.
(5) Habitat di tempat lembap.
(6) Daur hidup mengalami pergiliran keturunan.
(7) Fase gametofit (generatif) lebih dominan dari fase sporofit (vegetatif).

4. Perhatikan metagenesis tumbuhan lumut berikut!

Bagian yang bertanda huruf X dan Y adalah ....
A. sporofit dan anteridium
B. protalium dan anteridium
C. protalium dan arkegonium
D. protonema dan anteridium
E. protonema dan arkegonium

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: D
Pembahasan
Diagram metagenesis tumbuhan lumut

sebagai berikut. Jadi, bagian yang ditunjuk huruf X dan Y adalah protonema dan anteridium.

5. Perhatikan daur hidup tumbuhan paku heterospora berikut!

Mikroprotalium, arkegonium, dan ovum ditunjukkan oleh bagian nomor
....
A. 1, 2, dan 5 
B. 1, 3, dan 4 
C. 1, 3, dan 5
D. 2, 3, dan 4
E. 2, 3, dan 5

Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: C
Pembahasan
Daur hidup tumbuhan paku heterospora sebagai berikut. 

Berdasarkan daur hidup tersebut mikroprotalium, arkegonium, dan ovum secara berurutan ditunjukkan oleh nomor 1, 3, dan 5.

Demikianlah Postingan tentang Kingdom Plantae Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10. semoga bermanfaat
Download kkaktrichannel.info di play store
klik gambar diatas untuk download App atau ketik KeceApps di Play store

Belum ada Komentar untuk "Kingdom Plantae Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel