Ruang Lingkup Biologi Materi dan Pembahasan Soal BIologi SMA Kelas 10

unbkonline.kkaktrichannel ~ Ruang Lingkup Biologi Materi dan Pembahasan Soal BIologi SMA Kelas 10. Berikut ini adalah Rangkuman atau Ringkasan Materi Ujian Nasional SMA Mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Ruang lingkup Biologi yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi siswa siswi khususnya kelas 12 untuk menghadapi UNBK tahun ini.
Ruang Lingkup Biologi Materi dan Pembahasan Soal BIologi SMA Kelas 10

Ruang lingkup Biologi mencakup berbagai jenis makhluk hidup dan makhluk yang pernah hidup di bumi pada masa lampau. Ilmu Biologi mempelajari seluruh makhluk hidup, baik makhluk hidup uniseluler maupun multiseluler.

A. Hakikat Biologi Sebagai Sains
Biologi berasal dari bahasa Yunani yaitu bios yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu. Jadi, biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup.

1. Objek Kajian Biologi
Objek kajian biologi diklasifikasikan menjadi lima kingdom yaitu Monera (Eubacteria dan Archaebacteria), Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Objek kajian Biologi berupa tingkat organisasi makhluk hidup, dari yang paling sederhana hingga paling kompleks.

Tingkatan tersebut sebagai berikut.
a. Tingkat molekul: molekul merupakan partikel penyusun sel makhluk hidup yang paling sederhana.
b. Tingkat sel: sel merupakan unit kehidupan terkecil dari makhluk hidup.
c. Tingkat jaringan: jaringan merupakan sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama.
d. Tingkat organ: organ merupakan kumpulan berbagai jaringan yang menjalankan suatu fungsi tertentu dalam tubuh makhluk hidup.
e. Tingkat sistem organ: sistem organ merupakan kumpulan berbagai organ yang saling bekerja sama menjalankan fungsi tertentu dalam tubuh makhluk hidup.
f. Tingkat individu: individu merupakan organisme tunggal yang memiliki berbagai sistem organ di dalam tubuhnya.
g. Tingkat populasi: populasi merupakan kumpulan individu sejenis yang menempati suatu tempat tertentu pada waktu yang sama.
h. Tingkat komunitas: komunitas merupakan kumpulan berbagai populasi yang saling berinteraksi satu sama lain dalam suatu area yang sama.
i. Tingkat ekosistem: ekosistem merupakan bentuk organisasi kehidupan hasil interaksi antarmakhluk hidup penyusun komunitas dengan lingkungannya.
j. Tingkat bioma: bioma merupakan daratan yang luas dan memiliki iklim, tanah, tumbuhan, dan hewan yang sama.
k. Tingkat biosfer: biosfer merupakan tingkat organisasi kehidupan yang paling kompleks karena terdiri atas berbagai macam ekosistem yang ada di seluruh dunia.

2. Cabang-Cabang Ilmu Biologi
Beberapa cabang ilmu biologi dengan objek kajiannya sebagai berikut.
a. Anatomi: mempelajari struktur dalam tubuh makhluk hidup.
b. Botani: mempelajari tumbuhan dan kehidupannya.
c. Ekologi: mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
d. Embriologi: mempelajari tahapan perkembangan makhluk hidup dari zigot hingga menjadi organisme.
e. Evolusi: mempelajari sejarah perkembangan kehidupan makhluk hidup masa lampau hingga sekarang.
f. Fisiologi: mempelajari proses dan kegiatan di dalam tubuh makhluk hidup.
g. Genetika: mempelajari pewarisan sifat pada makhluk hidup.
h. Mikrobiologi: mempelajari mikroorganisme dan kehidupannya.
i. Taksonomi: mempelajari pengelompokan makhluk hidup ke dalam tingkatantingkatan tertentu.
j. Zoologi: mempelajari hewan dan kehidupannya.

3. Peran Biologi bagi Kehidupan
Biologi telah dimanfaatkan untuk menghasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi manusia, di antaranya di bidang industri makanan, di bidang kesehatan, serta di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang industri makanan, biologi dimanfaatkan untuk menghasilkan produk-produk bahan dasar olahan makanan seperti roti, kecap, tapai, keju, dan minuman fermentasi. Di bidang kesehatan, biologi dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk obat-obatan dan vaksin. Di bidang pertanian dan peternakan, biologi dimanfaatkan untuk memproduksi bibit tanaman dan hewan peternakan yang berkualitas unggul.

B. Metode Ilmiah
Metode tertentu untuk menemukan jawaban dari suatu pertanyaan dinamakan metode ilmiah. Adapun hasil jawaban ditulis dalam metode tertentu yang dinamakan laporan ilmiah.

1. Metode Ilmiah
Metode ilmiah adalah suatu kegiatan penelitian objektif untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji suatu ilmu pengetahuan. Metode ini menerapkan langkah-langkah yang sistematis, teratur, dan terkontrol. Pelaksanaan metode ilmiah meliputi tujuh tahapan berikut.
a. Pemilihan masalah 
b. Perumusan masalah 
c. Pengumpulan keterangan
d. Penyusunan hipotesis
e. Pengujian hipotesis
f. Pengolahan data
g. Pengambilan kesimpulan

2. Sikap Ilmiah
Dalam melakukan langkah-langkah untuk melaksanakan metode ilmiah, seorang peneliti harus menerapkan sikap ilmiah. Sikap ilmiah tersebut sebagai berikut.
a. Mampu membedakan opini dan fakta
b. Memiliki rasa ingin tahu
c. Peduli lingkungan
d. Jujur terhadap fakta
e. Terbuka dan fleksibel
f. Berani mencoba
g. Berpendapat secara ilmiah dan kritis
h. Bekerja sama
i. Ulet dan gigih
j. Bertanggung jawab

3. Laporan Ilmiah
Hasil penelitian dikomunikasikan dalam bentuk laporan, makalah, maupun jurnal. Penulisan hasil penelitian harus mempunyai unsur-unsur berikut ini.
a. Judul laporan
b. Prakata
c. Daftar isi
d. Pendahuluan
e. Tinjauan pustaka
f. Metode penelitian
g. Hasil dan pembahasan
h. Kesimpulan
i. Lampiran

Soal Pembahasan Hakikat Biologi

1. Alelopati merupakan mekanisme kimiawi tumbuhan dalam menghadapi kompetisi dengan tumbuhan lain. Fenomena tersebut dipelajari pada tingkat organisasi dan objek biologi yang dikaji melalui cabang ilmu ....
A. komunitas-fisiologi
B. individu-ekologi
C. populasi-evolusi
D. organ-morfologi
E. komunitas-ekologi
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: A
Pembahasan
Mekanisme kimiawi tumbuhan dalam menghadapi kompetisi merupakan wijud pertahanan diri
untuk menghadapi ancaman di dalam komunitas. Komunitas adalah kumpulan populasi dari berbagai spesies yang saling berinteraksi dalam suatu habitat. Adapun alelopati merupakan suatu bentuk pertahanan berupa suatu zat kimia yang dimiliki oleh tumbuhan secara alami. Oleh karena itu, fenomena tersebut dapat dikaji melalui cabang ilmu fisiologi tumbuhan. Fisiologi merupakan cabang ilmu Biologi yang mempelajari proses faal tubuh makhluk hidup.

2. Perkembangan ilmu biologi molekuler di bidang peternakan melalui teknik fertilisasi in vitro bermanfaat untuk ....
A. pemenuhan pangan berupa protein
B. mencegah penularan penyakit
C. pembuatan biogas
D. menghasilkan antibiotik
E. membuat hewan tahan penyakit
Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: E
Pembahasan
Pada teknik fertilisasi in vitro, pembuahan dilakukan pada suatu media sehingga dapat dihasilkan
embrio di luar kandungan induk betina dalam jumlah tertentu. Teknologi ini dapat digunakan untuk memproduksi hewan yang bersifat unggul dalam jumlah banyak. Sebagai contoh induk hewan jantan maupun betina yang memiliki sifat unggul yang tahan terhadap suatu penyakit, diambil sperma dan ovumnya kemudian dilakukan fertilisasi in vitro. Embrio yang dihasilkan kemudian diimplantasikan ke dalam rahim hewan betina lain yang sejenis. Dengan demikian, dapat dihasilkan hewan yang tahan terhadap penyakit dalam jumlah banyak.

3. Keberadaan walang sangit di sawah dapat menyebabkan petani padi mengalami kerugian karena hasil panennya menurun. Peranan ilmu Biologi yang berwawasan lingkungan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah ....
A. membasmi walang sangit dengan insektisida kimia
B. menciptakan tanaman padi transgenik yang anti hama
C. membakar tanaman padi yang terserang hama walang sangit
D. merusak habitat walang sangit agar tidak dapat berkembang biak
E. mengendalikan populasi walang sangit menggunakan predator alaminya
Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: E
Pembahasan
Cara yang paling efektif untuk mengendalikan populasi walang sangit di sawah yaitu dengan menggunakan predator alaminya, misal tomcat dan laba-laba. Tomcat dan labalaba akan memangsa walang sangit sehingga populasi walang sangit dapat dikendalikan secara alami. Cara tersebut terbukti efektif serta ramah lingkungan.

4. Dahulu orang beranggapan bahwa penyakit malaria disebabkan oleh udara buruk. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran/kesehatan, penyakit ini dapat dibasmi dan diupayakan penyembuhannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara efektif pencegahan malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles sp. adalah ....
A. melepas predator nyamuk Anopheles
B. memutus daur hidup nyamuk Anopheles
C. mengobati penderita malaria sampai tuntas
D. memproduksi obat kimia sebanyak mungkin
E. mengisolasi penderita malaria di ruang khusus
Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: B
Pembahasan
Penyakit malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang hidup dalam darah. Plasmodium ini dapat
ditularkan melalui nyamuk Anopheles sp. Nyamuk Anopheles sp. bertelur di air. Telur ini biasanya akan menetas menjadi jentik-jentik setelah dua hari. Oleh karena itu, cara pembasmian nyamuk Anopheles sp. yang paling tepat adalah dengan memutus siklus hidupnya. Pemutusan siklus hidup nyamuk dapat dilakukan dengan cara menguras bak mandi minimal seminggu dua kali serta mengubur benda atau barang yang dapat digenangi air. Dengan demikian, jentik-jentik nyamuk tersebut tidak dapat berkembang menjadi nyamuk dewasa. Jadi, pencegahan penyakit malaria yang paling tepat yaitu dengan mencari faktor penyebabnya dan memberantasnya dengan cara yang
tepat.

5. Perkembangan ilmu Biologi dalam bidang Mikologi dan Bioteknologi berguna bagi kehidupan manusia. Kedua cabang ilmu Biologi tersebut dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan ....
A. vaksin
B. antibodi monoklonal
C. tanaman transgenik
D. hormon bovin somatotropin
E. produk makanan dengan fermentasi
Tipe Soal Aplikasi/Terapan
Jawaban: E
Pembahasan

Ilmu Mikologi mempelajari kehidupan jamur dan peranannya bagi makhluk hidup. Ilmu Bioteknologi mempelajari teknologi yang memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya untuk mendapatkan barang dan jasa dalam skala industri untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kedua cabang ilmu tersebut dimanfaatkan dalam pembuatan produk makanan dengan fermentasi. Sebagai contoh, pembuatan tempe memanfaatkan jamur Rhizopus oryzae. Adapun pembuatan vaksin memanfaatkan cabang ilmu Biologi seperti Virologi dan Bioteknologi. Pembuatan antibodi monoklonal, pembuatan tanaman transgenik, dan pembuatan hormon bovin somatotropin memanfaatkan cabang ilmu Biologi seperti Bakteriologi dan Bioteknologi

Demikianlah Postingan tentang Ruang Lingkup Biologi Materi dan Pembahasan Soal BIologi SMA Kelas 10. semoga bermanfaat
Download kkaktrichannel.info di play store
klik gambar diatas untuk download App atau ketik KeceApps di Play store

Belum ada Komentar untuk "Ruang Lingkup Biologi Materi dan Pembahasan Soal BIologi SMA Kelas 10"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel