Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10

unbkonline.kkaktrichannel ~ Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10. Berikut ini adalah Rangkuman atau Ringkasan Materi Ujian Nasional SMA Mata Biologi materi Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi siswa siswi khususnya kelas 12 untuk menghadapi UNBK tahun ini.
Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10

Pada materi ini akan dibahas mengenai virus dan makhluk hidup mikroskopis. Virus memiliki ukuran yang sangat kecil (mikro) menyerupai makhluk hidup mikroskopis.

A. Virus
Sepintas, virus hampir mirip dengan bakteri. Selain sama-sama berukuran mikroskopis, baik virus maupun bakteri ada yang bersifat menguntungkan dan ada yang bersifat merugikan. Akan tetapi, bakteri merupakan makhluk hidup, sedangkan virus bukan makhluk hidup. Virus dianggap bukan makhluk hidup karena tidak melakukan metabolisme dan sangat tergantung hospesnya untuk tetap hidup dan memperbanyak diri. Kata virus berasal dari bahasa latin yaitu virion yang berarti racun. Hal tersebut berdasarkan sifat virus yang hampir semuanya dapat menyebabkan penyakit pada makhluk hidup.

1. Ciri-Ciri Virus
a. Sifat Virus
Virus hanya dapat memperbanyak diri (replikasi) di dalam sel hidup, memiliki salah satu asam nukleat (DNA atau RNA) dengan selubung protein (kapsid), dan tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat dikristalkan.

b. Ukuran dan Bentuk Virus
Ukuran tubuh virus antara 25–300 nanometer (1 nm = 10–9 m). Virus dapat diamati menggunakan mikroskop elektron dengan perbesaran mencapai 50.000 kali.

c. Struktur Virus
Tubuh virus terbagi menjadi tiga bagian sebagai berikut.
1) Kepala berbentuk polihedral (segi banyak) yang berisi asam nukleat berupa DNA atau RNA. Pada bagian kepala virus diselubungi protein yang disebut kapsid.
2) Leher sebagai penghubung antara bagian kepala dan ekor.
3) Ekor berfungsi untuk melekatkan diri dan menginfeksi sel inang yang diserang virus. Bagian ini memiliki struktur tambahan berupa selubung ekor, lempengan dasar, dan serabut ekor. Pada setiap ujung serabut ekor terdapat reseptor yang berfungsi menerima rangsang dari luar.

2. Peranan Virus Bagi Kehidupan
Virus memiliki berbagai peran dalam kehidupan yang dapat bersifat menguntungkan ataupun merugikan.

a. Virus yang Merugikan Beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus sebagai berikut.
1) Influenza (flu) pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh Orthomyxovirus dan menyerang saluran pernapasan manusia.
2) AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan menyerang sel darah putih manusia (sistem kekebalan tubuh).
3) Flu burung pada unggas. Penyakit ini disebabkan oleh virus H5N1 (Avian Influenza) dan menyerang saluran pernapasan unggas. Virus ini juga diketahui dapat ditularkan kepada manusia.
4) Tetelo pada unggas. Penyakit ini disebabkan oleh virus NCD (New Castle Disease).
5) Mosaik pada tembakau. Penyakit ini disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mozaic Virus) dan menyebabkan daun tembakau mengalami bercak-bercak kuning.

b. Virus yang Menguntungkan
Contoh virus yang bersifat menguntungkan sebagai berikut.
1) Virus yang digunakan untuk memproduksi vaksin.
2) Virus yang digunakan untuk memproduksi interferon.
3) Virus yang digunakan untuk memproduksi profage.

B. Makhluk Hidup Mikroskopis
Makhluk hidup mikroskopis merupakan makhluk hidup berukuran kecil (mikro). Terdapat beberapa jenis makhluk hidup mikroskopis yaitu bakteri (Archaebacteria dan Eubacteria), Protozoa, dan Jamur.

1. Bakteri
Dalam sistem klasifikasi lima kingdom, Archaebacteria (Archae) dan Eubacteria (Bacteria) merupakan dua filum yang dimasukkan ke dalam kingdom Monera (bakteri). Pada sistem klasifikasi enam kingdom, Archaebacteria dan Eubacteria diangkat menjadi dua kingdom tersendiri. Bakteri merupakan organisme prokariotik, bersifat uniseluler, mikroskopis, dan nukleusnya hanya berupa satu molekul DNA tanpa membran. Bakteri memiliki struktur tubuh yang tersusun dari lapisan lendir, dinding sel, sitoplasma, membran plasma, ribosom, dan kromosom. Bakteri berkembang biak dengan tiga cara yaitu fragmentasi, pembelahan biner, atau pembentukan tunas. Oleh karena dibedakan menjadi kingdom yang berbeda, terdapat beberapa ciri yang membedakan Archaebacteria dan Eubacteria. Ciri khusus yang membedakan Archaebacteria dan Eubacteria sebagai berikut.


Ciri-Ciri Archaebacteria Eubacteria
Dinding sel Dinding sel tidak mengandung peptidoglikan. Dinding sel mengandung peptidoglikan.
Membran Sel Membran sel mengandung lipid dengan ikatan eter. Membran sel mengandung lipid dengan ikatan ester.
Ribosom Ribosom mengandung beberapa jenis RNA-polimerase Ribosom mengandung satu jenis RNA-polimerase.

Klasifikasi Archaebacteria dan Eubacteria sebagai berikut.

a. Archaebacteria
Archaebacteria merupakan bakteri primitif yang bersifat prokariotik. Archaebacteria digolongkan menjadi tiga kelompok sebagai berikut.
1) Bakteri Termoasidofil
Bakteri ini merupakan bakteri anaerobik yang di lingkungan dengan suhu tinggi dan kadar keasaman tinggi. Contoh Sulfolobus sp. dan Thermoplasma sp.
2) Bakteri Halofil
Bakteri ini merupakan bakteri aerobik yang mampu hidup pada lingkungan dengan kadar garam tinggi. Contoh Halobacerium.
3) Bakteri Metanogen
Bakteri ini merupakan bakteri obligat anaerobik dan kemosintetik yang hidup pada daerah yang kurang oksigen. Bakteri ini mampu menguraikan limbah dalam proses pembusukan sehingga menghasilkan metana. Contoh bakteri metanogen adalah Methanobacterium.

b. Eubacteria
Eubacteria merupakan bakteri sejati atau bakteri sesungguhnya. Eubacteria digolongkan menjadi lima kelompok sebagai berikut.
1) Proteobacteria
Proteobacteria ada lima kelompok yaitu Proteobacteria Alpha, Proteobacteria Beta, Proteobaceria Gamma, Proteobacteria Delta, dan Proteobacteria Epsilon. Contoh bakteri Proteobacteria Alpha adalah Rhizobium sp. Contoh bakteri Proteobacteria Beta adalah Nitrosomonas sp. Contoh bakteri Proteobacteria Gamma adalah Salmonella sp., Vibrio cholera, dan Escherichia coli.
2) Chlamydias
Bakteri ini merupakan bakteri parasit yang hanya dapat hidup sebagai parasit dalam sel-sel makhluk hidup lain. Contohnya adalah Chlamydias trachomatis.
3) Spirochetes
Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif yang bersifat kemoheterotrof. Contohnya adalah Treponema pallidum.
4) Bakteri Gram Positif
Bakteri ini ada yang bersifat kemoheterotrof dan ada yang mampu berfotosintesis. Contohnya adalah Clostridium botulinum, Bacillus anthracis, Staphylococcus sp., Streptococcus sp., dan Streptomyces sp.
5) Cyanobacteria
Kelompok bakteri ini memiliki berbagai pigmen warna sehingga mengakibatkan warna yang beraneka ragam. Contohnya adalah Anabaena sp. dan Oscillatoria rubescen.

Bakteri memiliki berbagai peran bagi kehidupan baik yang bersifat menguntungkan ataupun merugikan. Peran bakteri bagi kehidupan sebagai berikut.

a. Bakteri yang Menguntungkan

Beberapa jenis bakteri yang bersifat menguntungkan sebagai berikut.
1) Rhizobium leguminosarum berperan dalam pengikatan nitrogen bebas di udara.
2) Nitrosomonas, Nitrosococcus, dan Nitrobacter membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam tanah.
3) Lactobacillus bulgaricus berperan dalam pembuatan yoghurt.
4) Acetobacter xylinum berperan dalam pembuatan nata de coco.
5) Escherichia coli membantu pembusukan makanan di usus besar manusia.
6) Streptomyces griseus berperan dalam proses pembuatan antibiotik streptomisin.
b. Bakteri yang Merugikan

Beberapa jenis bakteri yang bersifat merugikan bagi kehidupan sebagai berikut.
1) Mycobacterium tuberculosis menyebabkan penyakit TBC pada manusia.
2) Treponema pallidum menyebabkan penyakit sifilis pada manusia.
3) Salmonella typhi menyebabkan penyakit tifoid.
4) Rickettsia menyebabkan penyakit tifus.
5) Bacillus anthracis menyebabkan penyakit antraks pada sapi.

2. Protista
Protista merupakan organisme eukariotik yang tidak dapat dimasukkan ke dalam kelompok jamur, tumbuhan, maupun hewan. Protista dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.
a. Algae (Protista Mirip Tumbuhan)
Algae mempunyai klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis, bersifat uniseluler, namun ada juga yang bersifat multiseluler. Algae bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual pada Algae terjadi dengan cara pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan spora. Sementara itu, reproduksi seksual pada Algae terjadi dengan penyatuan dua gamet yang berbeda jenis. Penyatuan dua gamet terjadi dengan perantara air. Penyatuan tersebut menghasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi individu baru. Algae dapat dibedakan menjadi beberapa filum berikut.


No Filum Selularitas Warna tubuh Habitat Contoh
1 Dinoflagellata Uniseluler Cokelat Air tawar dan air laut Noctiluca dan Ceratium
2 Euglenophyta Uniseluler Hijau Air tawar dan air laut Euglena
3 Bacillariophyta Uniseluler Cokelat pudar Air tawar dan air laut Navicula
4 Chrysophyta Uniseluler dan Multiseluler Kuning Keemasan Air tawar Dinobryon
5 Chlorophyta Uniseluler dan Multiseluler Hijau Air tawar dan air laut Chara dan Ulva
6 Rhodophyta Multiseluler Merah Air tawar dan air laut Gelidium dan Eucheuma
7 Phaeophyta Multiseluler Cokelat Pudar Air Laut Turbinaria dan Sargassum
Beberapa contoh Algae dan perannya sebagai berikut.
1) Gelidium robustum digunakan sebagai bahan pembuat agar-agar.
2) Laminaria sp. digunakan sebagai bahan pembuat gel dan kosmetik.
3) Chlorella sp. dimanfaatkan sebagai bahan makanan tambahan (berprotein tinggi).
4) Ulva sp. dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
5) Navicula sp. digunakan sebagai bahan campuran semen, dinamit, dan bahan penggosok.

b. Protozoa
Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu protos (pertama) dan zoon (hewan), sehingga Protozoa dapat diartikan sebagai hewan permulaan atau awal. Protista bersifat heterotrof, dapat bergerak aktif, dan tubuhnya belum terdiferensiasi secara jelas. Protozoa melakukan reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner dan melakukan reproduksi seksual dengan cara konjugasi. Dalam kondisi yang tidak menguntungkan, beberapa Protozoa membentuk sel tidak aktif yang disebut kista. Setelah lingkungan membaik, dinding kista pecah dan Protozoa dapat hidup secara normal.
Protozoa dapat dibedakan menjadi beberapa filum sebagai berikut.


No Filum Ciri-ciri Contoh
1 Rhizopoda Memiliki pseudopodia sebagai alat gerak dan alat bantu makan. Amoeba
2 Actinopoda Memiliki pseudopodia ramping (axopodia) sebagai alat bantu makan. Actinophrys
3 Zooflagellata Memiliki flagela sebagai alat bantu gerak. Trypanosoma
4 Foraminifera Memiliki cangkang berpori dan bergerak sangat lamban. Polystomella
5 Ciliata Memiliki silia (bulu getar) sebagai alat bantu gerak. Stentor
6 Sporozoa Bersifat parasit, berbentuk spora, dan tidak memiliki alat gerak. Plasmodium

Beberapa contoh Protozoa dan perannya bagi kehidupan sebagai berikut.
1) Protozoa, umumnya berperan sebagai zooplankton yang merupakan konsumen tingkat pertama dalam ekosistem perairan.
2) Foraminifera, fosilnya dapat digunakan sebagai petunjuk dalam pencarian minyak bumi di lautan.
3) Plasmodium falcifarum merupakan penyebab penyakit malaria.
4) Trypanosoma rhodensiense merupakan penyebab penyakit tidur pada manusia.
5) Toxoplasma gondii merupakan penyebab penyakit toxoplasmasis pada manusia.

c. Protista Mirip Jamur
Jamur lendir dan jamur air termasuk Protista mirip jamur karena mempunyai kenampakan dan tipe hidup yang menyerupai jamur sejati. Struktur tubuh berbentuk filamen/lembaran, bersifat heterotrof, dan hidup di lingkungan yang lembap.

Kelompok Protista ini dibedakan menjadi beberapa filum yaitu Myxomycota, Oomycota, dan Acrasiomycota. Jamur lendir dan jamur air memiliki peran sebagai berikut.
1) Saprolegnia, hidup parasit pada bangkai ikan dan serangga.
2) Phytophthora infestan dapat menyebabkan penyakit busuk pada kentang.
3) Phytophthora faberi dapat menyebabkan kanker pada batang karet.
4) Plasmospora viticola hidup sebagai parasit pada buah-buahan.

3. Jamur
Jamur (Fungi) sepintas memiliki bentuk yang mirip dengan tumbuhan. Namun, jamur tidak dapat melakukan fotosintesis. Jamur bersifat eukariotik, heterotrof, uniseluler, dan beberapa bersifat multiseluler. Jamur berkembang biak secara generatif dan vegetatif (fragmentsi dan spora).
Kingdom Fungi diklasifikasikan menjadi empat divisi sebagai berikut.

a. Zygomycotina
Jamur Zygomycotina memiliki ciri berupa hidup di tempat lembap, membentuk spora istirahat (zigospora), memiliki hifa bercabang dan tidak bersekat (soenositik), dinding sel tersusun dari zat kitin, serta memiliki rizoid. Contoh Zygomycotina sebagai berikut.
1) Beauveria bassiana dimanfaatkan sebagai insektisida alami.
2) Rhizopus oryzae dimanfaatkan dalam pembuatan tempe.
3) Mucor hiemalis digunakan dalam fermentasi susu kedelai.

b. Ascomycotina
Jamur Ascomycotina memiliki ciri berupa hifa bersekat dan berinti banyak, ada yang uniseluler dan multiseluler, asoenositik, ada yang saprofit dan parasit, serta dapat menghasilkan spora dalam askus (askospora). Contoh anggota Ascomycotina sebagai berikut.
1) Penicillium vermiculatum penghasil antibiotik penisilin.
2) Saccharomyces cerevisiae digunakan sebagai ragi roti dan tapai.
3) Neurospora crassa dimanfaatkan dalam pembuatan oncom merah.
4) Aspergillus wentii dimanfaatkan dalam pembuatan kecap.

c. Basidiomycotina
Jamur Basidiomycotina memiliki ciri berupa struktur tubuhnya multiseluler, hifa bersekat, ada yang saprofit dan parasit, serta memiliki badan buah (basidiokarp).
Contoh anggota Basidiomycotina sebagai berikut.
1) Volvariella volvaceae (jamur merang) dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
2) Auricularia polytricha (jamur kuping) dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
3) Pleurotus (jamur tiram) dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

d. Deuteromycotina
Jamur Deuteromycotina memiliki ciri berupa hifa bersekat, dinding sel tersusun dari zat kitin, berukuran mikrosopis, ada yang saprofit dan parasit, serta belum diketahui cara reproduksinya. Contoh anggota Deuteromycotina sebagai berikut.
1) Tinea versicolor mengakibatkan penyakit panu pada manusia.
2) Epidermophyton floocossum mengakibatkan penyakit kaki atlet pada manusia.
3) Helminthospora oryzae sebagai parasit yang merusak kecambah.

Soal dan Pembahasan tentang Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis

1. Salah satu peran virus adalah menyerang dan menyebabkan berbagai penyakit pada tumbuhan. Pasangan yang tepat antara jenis virus dengan penyakit pada tumbuhan yang ditimbulkan adalah ....
A. Wheat Mosaic Virus menyerang tanaman padi
B. Bean Mosaic Virus menyerang tanaman kacang hijau
C. Tobacco Mosaic Virus menyebabkan tanaman tembakau menjadi layu
D. Turnip Yellow Mosaic Virus menyebabkan daun tanaman kapas menggulung
E. Cucumber Mosaic Virus menyebabkan bercak-bercak pada daun tanaman mentimun
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: D
Pembahasan
Virus dapat memberikan berbagai pengaruh terhadap kehidupan baik peran positif maupun dampak negatif. Dampak negatif yang ditimbulkan virus misalnya menyebabkan berbagai penyakit saat menyerang tumbuhan. Sebagai contoh Turnip Yellow Mosaic Virus yang menyerang tanaman kapas akan mengakibatkan penggulungan daun tanaman kapas. Sementara itu, Wheat Mosaic Virus merupakan virus yang menyerang tanaman gandum. Bean Mosaic Virus merupakan virus yang menyerang tanaman buncis. Tobacco Mosaic Virus merupakan virus yang menyerang tanaman tembakau dan akan menyebabkan gejala bercakbercak kuning pada daun. Cucumber Mosaic Virus merupakan virus yang menyerang tanaman mentimun yang mengakibatkan buah yang dihasilkan berbentuk abnormal.

2. Suatu Protista memiliki ciri-ciri sebagai berikut!
(1) Memiliki klorofil.
(2) Memiliki bintik buta.
(3) Bergerak menggunakan flagela.
(4) Memiliki fotoreseptor.
Protista yang memiliki ciri-ciri tersebut termasuk kelompok ....
A. Pyrrophyta
B. Crysophyta
C. Phaeophyta
D. Euglenophyta
E. Bacillariophyta
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: D
Pembahasan
Euglenophyta merupakan kelompok Protista mirip tumbuhan yang memiliki klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Euglenophyta dapat mendeteksi adanya cahaya untuk fotosintesis karena memiliki bintik buta yang mengandung fotoreseptor. Untuk menuju cahaya, Euglenophyta bergerak menggunakan alat gerak berupa flagela.

3. Bakteri Nitrosococcus, Nitrosomonas, dan Nitrobacter adalah bakteri nitrifikasi yang menguntungkan tanaman karena berperan dalam ....
A. menyerap zat asam dalam tanah
B. mengikat nitrogen bebas dari udara
C. mengubah senyawa bebas dari udara
D. menyerap zat-zat organik dalam tanah
E. mengubah senyawa amonia menjadi nitrat
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: E
Bakteri nitrifikasi merupakan kelompok bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrit dan nitrat
dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah. Bakteri nitrit misalnya Nitrosomonas dan Nitrosococcus, sedangkan bakteri nitrat misalnya Nitrobacter.

4. Perhatikan ciri-ciri Protozoa berikut!
(1) Tidak memiliki alat gerak.
(2) Memiliki alat gerak berupa aksopodia.
(3) Berkembang biak dengan membentuk spora.
(4) Memiliki cangkang berpori.
(5) Bersifat uniseluler.
Ciri-ciri Protozoa kelompok Sporozoa ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (3), dan (4)
B. (1), (3), dan (5)
C. (1), (4), dan (5)
D. (2), (3), dan (4)
E. (2), (4), dan (5)
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: B
Pembahasan
Protozoa dibedakan menjadi beberapa filum, salah satunya adalah Sporozoa. Filum Sporozoa merupakan kelompok Protista uniseluler yang mampu bereproduksi dengan membentuk spora. Selain itu, Sporozoa tidak memiliki alat gerak. Sementara itu, Protozoa yang memiliki alat gerak berupa aksopodia termasuk filum Actinopoda. Protozoa yang memiliki cangkang berpori termasuk filum Foraminifera.

5. Dilihat dari strukturnya, virus belum dapat digolongkan sebagai sel atau organisme karena ....
A. ukuran tubuhnya sangat kecil
B. virus hanya memiliki sitoplasma
C. mempunyai bentuk yang bervariasi
D. materi genetik hanya terdiri DNA dan RNA
E. tidak mempunyai organel sehingga tidak dapat melakukan metabolisme
Tipe Soal Pengetahuan & Pemahaman
Jawaban: E
Pembahasan
Suatu benda dapat dikatakan hidup jika terdiri atas sel, sedangkan virus tidak terdiri atas sel. Selain itu, virus tidak melakukan metabolisme dan sangat tergantung pada hospesnya untuk tetap hidup.

Demikianlah Pembahasan Soal dan Materi Virus dan makhluk hidup mikroskopis, Semoga Bermanfaat. 
Download kkaktrichannel.info di play store
klik gambar diatas untuk download App atau ketik KeceApps di Play store

Belum ada Komentar untuk "Virus dan Makhluk Hidup Mikroskopis Materi dan Pembahasan Soal Biologi SMA Kelas 10"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel